1. HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN ORGANIASASI DAN TATA KERJA
• Manajemen merupakan suatu proses kegiatan dan pemberdayaan sumber-sumber yang ada dengan menggunakan cara-cara pemikiran yang ilimiah maupun praktis yang merupakan faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia yang efektif dan efesien.
• Organisasi merupakan wadah atau alat untuk pencapaian tujuan tersebut dengan mempersatukan orang-orang untuk melakukan kerjasama yang efesien.
• Metode atau tata kerja merupakan cara bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang sangat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan setepat-tepatnya sebagai proses kegiatan manajemen bisa dilaksanakan dengan tepat.
Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen dan Organisasi
Karena pada proses kegitan tersebut sudah ada organisasi sebagai wadah atau tempat berkumpulnya, jadi kerjasama untuk penyelesaian kegiatan tersebut lebih efektif. Sehingga secara langsung antara manajemen dan organisasi terjadi hubungan timbal balik yang baik karena keduanya saling memerlukan, dengan adanya keduanya sehingga kejasama yang dibangun lebih efekif dalam pencapaian tujuan.
Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen dan Metode (Tata kerja)
Dimana suatu manajemen dengan adanya metode atau tata kerja lebih teratur karena pada proses kegiatan tersebut dapat ditangani secara bertahap dan lebih terfokus sehingga jika terjadi kejanggalan dapat lebih ditangani secara cepat dan tepat sasaran, sehingga waktu yang ada tidak terbuang dengan percuma dan tidak terjadi pemborosan. Jadi untuk mencapai tujuan dapat lebih tepat sasaran.
Dengan adanya metode atau tata kerja dalam organisasi sehingga pada proses kegiatan dapat menyusun perencanaan kerja, dengan lebih terkoordinir dalam membentuk sekelompok manusia yang melakukan kerjasama dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya dan tepat dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sehingga hubungan timbale baliknya juga sangat baik.
Jika ada organisasi, manajemen dan metodenya dilakukan dengan kerjasama yang baik, pemanfaatan sumber-sumber dan waktu yang ada dapat dilakukan secara tepat dan lebih terordinir sesuai dengan proses kegiatan yang ditetapkan maka untuk mencapai tujuan akan dapat hasil yang lebih efsien dan efektif serta lebih maksimal. Karena ketiganya jika dilakukan sesuai dengan tugasnya maka hubungan timbal balik itu akan saling menguntungkan untuk ketiganya.
2. FUNGSI SATUAN ORGANISASI DAN METODE
Pengertian organisasi dan metode (secara lengkap) adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
1. Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya,
2. Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen,
1. Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, dan
2. Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen :
1. Planning (perencanaan)
1. Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya
2. Merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik
3. angat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan
2. Organizing (pengorganisasian)
1. Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi-fungsi tersebut secara tepat
2. Dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat
3. Harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
3. Motivating (pendorongan)
1. Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai
2. Mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang baik dan memotivasi, pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap, dan sebagainya
4. Controlling (pengendalian)
1. Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan
2. Sangat penting untuk mengetahui sampai dimana pekerjaan sudah dilaksanakan
3. Dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, se-hingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya
Keempat kegiatan manajemen tersebut tidak dapat terlaksana tanpa adanya sumber-sumber ataupun sarana yang harus didayagunakan secara tepat. Sumber-sumber yang dimaksud disebut 6 M (The six M’s in management), yaitu:
1. Manusia atau tenaga kerja (man power).
2. Uang atau dana (money).
3. Bahan-bahan atau material (materials).
4. Mesin dan peralatan (machine and equipment).
5. Tata kerja atau (methods)/
6. Pasar (market).
Jangan hanya mimpi untuk meraih kesuksesan di masa depan. di awalin dengan usaha, kerja keras, berdoa dalam diri qta untuk membangun lebih baik dalam menggapai cita - cita yg qta inginkan.
Rabu, 23 Februari 2011
sistem perilaku organisasi
A. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumbersumberserta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan
kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan
sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan
(relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing
bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.
d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
B. Hubungan Timbal Balik antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
1. Manajemen dan Organisasi
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbale balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan terasebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungssional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.
2. Manajemen dan Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tat kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
3. Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.
fungsi satuan organisasi dan metode
Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi
tersebut :
1. hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. hub. informal = mempunyai 3 peranan :
1) sarana komunikasi.
2) mengatur jalannya kerja sama.
3) kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.
c. Sebagai sistem :
1. sistem sosial (antar sesama manusia).
2. sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk tercapainya suatu tujuan)
3. sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi).
Definisi-definisi lain mengenai organisasi:
1. Menurut James D. Mooney : organisasi adalah suatu bentuk kerjasama manusia untuk pencapaian tujuan bersama.
2. Menurut Thester I. Bernard : organisasi merupakan suatu sistem kerjasama dari 2 orang atau lebih, sesuatu yang tak terwujud dan tidak bersifat perseorangan dan sebagian besar mengenai hal-hal hubungan.
3. Menurut J. M. Gaus : organisasi adalah tata hubungan antar orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab.
Organisasi adalah alat untuk tercapainya tujuan dari sebuah manajemen.
Unsur-unsur organisasi:
1. Manusia(Man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota organisasi tersebut yang menurut fungsidan tingkatannyaterdiri dari pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.
2. Kerjasama(Team Work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.
3. Tujuan bersama : adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.
4. Peralatan(Equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan, gedung, tanah dan barang modal lainnya.
5. Lingkungan(Environtment) : yang termasuk kedalam unsur lingkungan adalah :
a. kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi berjalannya organisasi
karena kondisi atau situasi sangat dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya.
b. tempat atau lokasi, karena mempengaruhi sarana transportasi dan komunikasi.
c. Wilayah operasi yang dijadikan sarana kegiatan organisasi, wilayah operasi dibagi menjadi empat, yaitu
wilayah kegiatan,wilayah jangkauan, wilayah personil, wilayah kewenangan atau kekuasaan.
6. Kekayaan alam : yang dimaksud adalah cuaca, keadaan geografis, flora, fauna dll.
7. Kerangka/kontruksi mental organisasi itu sendiri.
Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumbersumberserta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan
kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan
sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan
(relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing
bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.
d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
B. Hubungan Timbal Balik antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
1. Manajemen dan Organisasi
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbale balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan terasebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungssional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.
2. Manajemen dan Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tat kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
3. Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.
fungsi satuan organisasi dan metode
Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi
tersebut :
1. hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. hub. informal = mempunyai 3 peranan :
1) sarana komunikasi.
2) mengatur jalannya kerja sama.
3) kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.
c. Sebagai sistem :
1. sistem sosial (antar sesama manusia).
2. sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk tercapainya suatu tujuan)
3. sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi).
Definisi-definisi lain mengenai organisasi:
1. Menurut James D. Mooney : organisasi adalah suatu bentuk kerjasama manusia untuk pencapaian tujuan bersama.
2. Menurut Thester I. Bernard : organisasi merupakan suatu sistem kerjasama dari 2 orang atau lebih, sesuatu yang tak terwujud dan tidak bersifat perseorangan dan sebagian besar mengenai hal-hal hubungan.
3. Menurut J. M. Gaus : organisasi adalah tata hubungan antar orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab.
Organisasi adalah alat untuk tercapainya tujuan dari sebuah manajemen.
Unsur-unsur organisasi:
1. Manusia(Man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota organisasi tersebut yang menurut fungsidan tingkatannyaterdiri dari pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.
2. Kerjasama(Team Work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.
3. Tujuan bersama : adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.
4. Peralatan(Equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan, gedung, tanah dan barang modal lainnya.
5. Lingkungan(Environtment) : yang termasuk kedalam unsur lingkungan adalah :
a. kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi berjalannya organisasi
karena kondisi atau situasi sangat dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya.
b. tempat atau lokasi, karena mempengaruhi sarana transportasi dan komunikasi.
c. Wilayah operasi yang dijadikan sarana kegiatan organisasi, wilayah operasi dibagi menjadi empat, yaitu
wilayah kegiatan,wilayah jangkauan, wilayah personil, wilayah kewenangan atau kekuasaan.
6. Kekayaan alam : yang dimaksud adalah cuaca, keadaan geografis, flora, fauna dll.
7. Kerangka/kontruksi mental organisasi itu sendiri.
Arti pentingnya organisasi dan metode
Artinya pentingnya organisasi dan metode
1. Pengertian organisasi dan metode
Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya. Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.
2. Sejarah organisasi
(Nancy Dixon, 1994) organisasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi”
(Peter Senge, 1990) “Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama”
(Burky dan Perry, 1998) Organissasi adalah sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindaksecara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama.
3. Desain organisasi normal dan informal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
4. Teory organisasi
PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI
A. Teori Manajemen Ilmiah / Klasik
Variabel yang diperhatikan dalam manajemen ilmiah :
1. Pentingnya peran manajer
2. Pemanfaatan dan pengangkatan tenaga kerja
3. Tanggung jawab kesejahteraan karyawan
4. Iklim kondusif
Manajemen ilmiah memperhatikan prinsip-prinsip pembagian kerja.
Teori Manajemen Ilmiah / Klasik (1)
1. Robert Owen (1771 - 1858)
- Menekankan tentang peranan sumberdaya manusia sebagai kunci keberhasilan perusahaan.
- Dilatar-belakangi oleh kondisi dan persyaratan kerja yang tidak memadai, dimana kondisi kerja sebelumnya dan kehidupan pekerja pada masa itu sangat buruk.
2. Charles Babbage (1792 - 1871)
- Menganjurkan untuk mengadakan pembagian tenaga kerja dalam kaitannya dengan pembagian pekerjaan. Sehingga setiap pekerja dapat dididik dalam suatu keterampilan khusus. Setiap pekerja hanya dituntut tanggungjawab khusus sesuai dengan spesialisasinya.
Teori Manajemen Ilmiah / Klasik (2)
3. Frederick W. Taylor :
Merupakan titik tolak penerapan manajemen secara ilmiah hasil penelitian tentang studi waktu kerja (time & motion studies ). Dengan penekanan waktu penyelesaian pekerjaan dapat dikorelasikan dengan upah yang diterima. Metode ini disebut sistem upah differensial.
Teori Manajemen Ilmiah / Klasik (3)
4. Hennry L. Gantt (1861 - 1919) :
Gagasannya mempunyai kesamaan dengan gagasan Taylor, yaitu :
1. Kerjasama saling menguntungkan antara manajer dan karyawan.
2. Mengenal metode seleksi yang tepat.
3. Sistem bonus dan instruksi.
Hennry L. Gantt menolak sistem upah differensial, karena hanya berdampak kecil terhadap motivasi kerja.
Teori Manajemen Ilmiah / Klasik (4)
5. Frank B dan Lillian M. Gilbreth (1868 - 1924 dan 1878 -1972) :
- Berdasarkan pada gagasan hasil penelitian tentang hubungan gerakan dan kelelahan dalam pekerjaan.
- Menurut Frank, antara gerakan dan kelelahan saling berkaitan. Setiap gerakan yang dihilangkan juga menimbulkan kelelahan.
- Menurut Lillian, dalam pengaturan untuk mencapai gerakan yang efektif dapat mengurangi kelelahan.
6. Herrrington Emerson (1853 - 1931) :
- Penyakit yang mengganggu sistem manajemen dalam industri adalah pemborosan dan inefisinesi.
- Oleh karena itu ia menganjurkan :
1. Tujuan jelas 7. Urutan instruksi
2. Kegiatan logis 8. Standar kegiatan
3. Staf memadai 9. Kondisi standar
4. Disiplin kerja 10. Operasi standar
5. Balas jasa yang adil 11. Instruksi standar
6. Laporan terpecaya 12. Balas jasa insentif
Kamis, 06 Januari 2011
Rencana bidang SDM dan manajemen
Pengelolaan Pertahanan Negara senantiasa dihadapkan pada pemecahan persoalan sumber daya nasional, disatu sisi semakin terbatas dan cenderung semakin langka, namun disisi lain kebutuhan pemanfaatan semakin meningkat. Pada kondisi ini, diperlukan kemampuan untuk memprediksi berbagai kemungkinan di masa depan dan kearifan di dalam menentukan sasaran dan prioritas pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Departemen Pertahanan Marsda TNI Hernes Hutabarat, S.IP, ketika menutup Pendidikan dan Pelatihan Kursus Manajemen Perencanaan dan Penganggaran (Susjemen Rengar) Pertahanan Angkatan XXI TA. 2002, Kamis (20/6) di Pusjemen Badiklat Dephan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Susjemen Rengar Pertahanan berlangsung selama 12 minggu diikuti 34 peserta terdiri dari TNI-AD 30 orang, TNI-AU dua orang, Polri dua orang, dan PNS satu orang.
Kabadiklat Dephan mengatakan, semua teori, petunjuk dan produk kebijakan Dephan dan TNI tentang perencanaan strategi maupun kerja praktek dan latihan agar para peserta mendapat bekal yang cukup dan menyeluruh, serta mempunyai visi, interpretasi, dan persepsi yang sama. Dengan demikian pengembangan kemampuan dalam pelaksanaan tugas di bidang perencanaan Dephan dan TNI, akan tumbuh dengan baik karena didukung kerangka pikir konseptual yang sama.
Marsda TNI Hernes Hutabarat, S.IP mengingatkan bahwa dalam mengemban fungsi, peran perwira baik selaku pemimpin, manajer dan administrator di kesatuannya, selalu kreatif dan inovatif, memiliki sikap kritis, berpandangan jauh ke depan, mampu mengantisipasi dinamika perubahan, yang pada gilirannya mampu memecahkan persoalan secara tepat, cepat dan benar dengan berpedoman pada aspek legal, tertib hukum, tertib administrasi dan tertib tindakan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Departemen Pertahanan Marsda TNI Hernes Hutabarat, S.IP, ketika menutup Pendidikan dan Pelatihan Kursus Manajemen Perencanaan dan Penganggaran (Susjemen Rengar) Pertahanan Angkatan XXI TA. 2002, Kamis (20/6) di Pusjemen Badiklat Dephan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Susjemen Rengar Pertahanan berlangsung selama 12 minggu diikuti 34 peserta terdiri dari TNI-AD 30 orang, TNI-AU dua orang, Polri dua orang, dan PNS satu orang.
Kabadiklat Dephan mengatakan, semua teori, petunjuk dan produk kebijakan Dephan dan TNI tentang perencanaan strategi maupun kerja praktek dan latihan agar para peserta mendapat bekal yang cukup dan menyeluruh, serta mempunyai visi, interpretasi, dan persepsi yang sama. Dengan demikian pengembangan kemampuan dalam pelaksanaan tugas di bidang perencanaan Dephan dan TNI, akan tumbuh dengan baik karena didukung kerangka pikir konseptual yang sama.
Marsda TNI Hernes Hutabarat, S.IP mengingatkan bahwa dalam mengemban fungsi, peran perwira baik selaku pemimpin, manajer dan administrator di kesatuannya, selalu kreatif dan inovatif, memiliki sikap kritis, berpandangan jauh ke depan, mampu mengantisipasi dinamika perubahan, yang pada gilirannya mampu memecahkan persoalan secara tepat, cepat dan benar dengan berpedoman pada aspek legal, tertib hukum, tertib administrasi dan tertib tindakan.
Rencana bidang produksi
produksi
Dalam pengambilan keputusan kita seringkali membutuhkan jenis peramalan tertentu, seperti seorang akuntan membutuhkan peramalan akan biaya dan pendapatan untuk perencanaan pajak, dan manager personalia membutuhkan peramalan dalam perekrutan karyawan. Begitu pula dengan bagian produksi membutuhkan tekinik-teknik peramalan untuk perencanaan kapasitas, tingkat inventory dan kegiatan shop floor planning. Peramalan produksi juga dapat mengukur perubahan demand menjelang lead time sehingga dapat membantu menentukan jumlah safety stock dan menekan biaya inventory.
Peramalan selalu salah, sehingga meramalkan produksi dengan metode apapun akan selalu mengandung error. Oleh sebab itu, kita menggunakan beberapa metode dan teknik peramalan dalam peramalan produksi untuk memperoleh nilai error terkecil yang menunjukkan keakuratan peramalan kita lebih tinggi .
Rencana produksi agregat
Sebelum produksi akan membutuhkan suatu perencanaan agar sumber daya yang tersedia selalu mampu untuk memenuhi kebutuhan. Tanpa suatu perencanaan yang matang, perusahaan tidak akan mampu menyerap fluktuasi demand yang terjadi sehingga cenderung terjadi penumpukan di gudang atau lost sales yang merugikan perusahaan.
Untuk menghindari membuat rencana item per item yang banyak memakan waktu, maka setiap item dari family yang sama diagregasikan terlebih dahulu untuk menyusun rencana produksi agregatnya. Suatu rencana produksi agregat akan menentukan tingkat tenaga kerja yang dibutuhkan, overtime, dan tingkat inventory dengan fungsi objektif untuk meminimasi biaya produksi.
Disagregasi dan Master Production Scheduling (MPS)
Suatu rencana produksi agregat yang sudah dibuat akan diimplementasikan sehingga dibutuhkan penjadwalan yang berupa jadwal induk produksi (Master Production Schedule).
Jumlah yang harus diproduksi merupakan jumlah untuk setiap item atau produk spesifik tertentu, maka hasil rencana produksi agregat harus didisagregasikan kembali untuk menyusun MPS dari masing-masing item.
Dalam pengambilan keputusan kita seringkali membutuhkan jenis peramalan tertentu, seperti seorang akuntan membutuhkan peramalan akan biaya dan pendapatan untuk perencanaan pajak, dan manager personalia membutuhkan peramalan dalam perekrutan karyawan. Begitu pula dengan bagian produksi membutuhkan tekinik-teknik peramalan untuk perencanaan kapasitas, tingkat inventory dan kegiatan shop floor planning. Peramalan produksi juga dapat mengukur perubahan demand menjelang lead time sehingga dapat membantu menentukan jumlah safety stock dan menekan biaya inventory.
Peramalan selalu salah, sehingga meramalkan produksi dengan metode apapun akan selalu mengandung error. Oleh sebab itu, kita menggunakan beberapa metode dan teknik peramalan dalam peramalan produksi untuk memperoleh nilai error terkecil yang menunjukkan keakuratan peramalan kita lebih tinggi .
Rencana produksi agregat
Sebelum produksi akan membutuhkan suatu perencanaan agar sumber daya yang tersedia selalu mampu untuk memenuhi kebutuhan. Tanpa suatu perencanaan yang matang, perusahaan tidak akan mampu menyerap fluktuasi demand yang terjadi sehingga cenderung terjadi penumpukan di gudang atau lost sales yang merugikan perusahaan.
Untuk menghindari membuat rencana item per item yang banyak memakan waktu, maka setiap item dari family yang sama diagregasikan terlebih dahulu untuk menyusun rencana produksi agregatnya. Suatu rencana produksi agregat akan menentukan tingkat tenaga kerja yang dibutuhkan, overtime, dan tingkat inventory dengan fungsi objektif untuk meminimasi biaya produksi.
Disagregasi dan Master Production Scheduling (MPS)
Suatu rencana produksi agregat yang sudah dibuat akan diimplementasikan sehingga dibutuhkan penjadwalan yang berupa jadwal induk produksi (Master Production Schedule).
Jumlah yang harus diproduksi merupakan jumlah untuk setiap item atau produk spesifik tertentu, maka hasil rencana produksi agregat harus didisagregasikan kembali untuk menyusun MPS dari masing-masing item.
Rabu, 05 Januari 2011
perbedaan dual core dengan core 2 duo
DUAL CORE Processor
Istilah ini adalah istilah teknis untuk merujuk kepada Teknologi Processor atau Arsitektur Processor dimana dalam 1 Keping Processor/CPU terdapat 2 buah Inti processor. Teknologi terbaru dari Perkembangan arsitektur Procesor ini adalah menanamkan 2 inti kedalan 1 CPU, atau bahasa umumnya menanamkan 2 mesin kedalam 1 Keping CPU.
Perkembangan awal teknologi ini adalah menculnya PENTIUM D, yang merupakan keluaran awal dari processor dengan 2 buah inti. Processor jenis ini Masih disebut dengan istilah “PENTIUM†karena memang generasinya masih dari perkembangan lanjutan generasi INTEL PENTIUM.
Produksi Processor ini masih menggunakan Teknology “NETBURST†. Jadi PENTIUM D adalah CPU PENTIUM yang Memiliki 2 Buah INTI kelas PENTIUM di produksi dengan teknology 90nm.
Kelemahan Jenis Pentium D ini adalah Inti kedua tidak maksimal di gunakan, dan tidak ada pengecekan suhu pada inti kedua. Dalam penjualannya intel Tidak Menyebut PENTIUM D sebegai CORE DUO processor TAPI menyebutnya PENTIUM D (Dual). istilah inilah yang di indonesia dan kebanyakan pedagang Komputer di rancu-kan dengan istileh INTEL CORE DUO (tanpa ada kata PENTIUM)
CORE DUO
Istilah ini adalah lebih kepada istilah untuk MERK DAGANG INTEL, artinya secara teknis tetap sama dengan DUAL CORE, yaitu dipasangnya 2 core dalam 1 keping CPU. Jadi CORE DUO adalah Istilah dagang dari Intel.
Dan Intel dengan perkembangan teknologi Pembuatan Chip terbaru (65nm) sudah tidak memakai istilah PENTIUM lagi pada processor keluarannya, tapi sudah Mematenkan istilah CORE. Makanya semua processor intel saat ini disebut INTEL CORE.
Artinya apa? intel sudah beralih kepada jenis proceesor yang pembuatannya melalui teknologi 65nm bahkan 45nm dimana processor processor tersebut telah ditanamkan 2 inti didalam 1 keping CPU.
istilah CORE DUO ini melekat pada processor intel DESKTOP E2XXX , atau Processor Mobile T2XXX. Di dalam System operasi Windows XP/Linux processor jenis ini dikenalai sebagai Processor berinti Dua, atau muncul tulisan DUAL Proceesor.
Ini yang menjadi masalah kepada si BADU yang sangat awam Komputer dan Ngeyel walau sudah dijelaskan … he he he
CORE2DUO
Istileh Processor CORE intel yang lain adalah CORE2DUO, yang berarti Processor CORE yang dibagun dengan teknologi 2 Core dengan tambahan fungsi dipasangnnya Cache Memmory pada masing masing Core. Jadi bila CORE DUO masih memakai 1 Cache /L2 untuk Kedua CORE, maka pada CORE2DUO masing masing inti sudah dipasangkan Cache secara sendiri sendiri, yang masih bekerja sama secara paralel.
Perkembangan terakhir dari Intel CORE processor adalah di buatnya processor dengan 4 inti atau disebut juga Intel Core2Quad, Semoga cukup membantu.
Istilah ini adalah istilah teknis untuk merujuk kepada Teknologi Processor atau Arsitektur Processor dimana dalam 1 Keping Processor/CPU terdapat 2 buah Inti processor. Teknologi terbaru dari Perkembangan arsitektur Procesor ini adalah menanamkan 2 inti kedalan 1 CPU, atau bahasa umumnya menanamkan 2 mesin kedalam 1 Keping CPU.
Perkembangan awal teknologi ini adalah menculnya PENTIUM D, yang merupakan keluaran awal dari processor dengan 2 buah inti. Processor jenis ini Masih disebut dengan istilah “PENTIUM†karena memang generasinya masih dari perkembangan lanjutan generasi INTEL PENTIUM.
Produksi Processor ini masih menggunakan Teknology “NETBURST†. Jadi PENTIUM D adalah CPU PENTIUM yang Memiliki 2 Buah INTI kelas PENTIUM di produksi dengan teknology 90nm.
Kelemahan Jenis Pentium D ini adalah Inti kedua tidak maksimal di gunakan, dan tidak ada pengecekan suhu pada inti kedua. Dalam penjualannya intel Tidak Menyebut PENTIUM D sebegai CORE DUO processor TAPI menyebutnya PENTIUM D (Dual). istilah inilah yang di indonesia dan kebanyakan pedagang Komputer di rancu-kan dengan istileh INTEL CORE DUO (tanpa ada kata PENTIUM)
CORE DUO
Istilah ini adalah lebih kepada istilah untuk MERK DAGANG INTEL, artinya secara teknis tetap sama dengan DUAL CORE, yaitu dipasangnya 2 core dalam 1 keping CPU. Jadi CORE DUO adalah Istilah dagang dari Intel.
Dan Intel dengan perkembangan teknologi Pembuatan Chip terbaru (65nm) sudah tidak memakai istilah PENTIUM lagi pada processor keluarannya, tapi sudah Mematenkan istilah CORE. Makanya semua processor intel saat ini disebut INTEL CORE.
Artinya apa? intel sudah beralih kepada jenis proceesor yang pembuatannya melalui teknologi 65nm bahkan 45nm dimana processor processor tersebut telah ditanamkan 2 inti didalam 1 keping CPU.
istilah CORE DUO ini melekat pada processor intel DESKTOP E2XXX , atau Processor Mobile T2XXX. Di dalam System operasi Windows XP/Linux processor jenis ini dikenalai sebagai Processor berinti Dua, atau muncul tulisan DUAL Proceesor.
Ini yang menjadi masalah kepada si BADU yang sangat awam Komputer dan Ngeyel walau sudah dijelaskan … he he he
CORE2DUO
Istileh Processor CORE intel yang lain adalah CORE2DUO, yang berarti Processor CORE yang dibagun dengan teknologi 2 Core dengan tambahan fungsi dipasangnnya Cache Memmory pada masing masing Core. Jadi bila CORE DUO masih memakai 1 Cache /L2 untuk Kedua CORE, maka pada CORE2DUO masing masing inti sudah dipasangkan Cache secara sendiri sendiri, yang masih bekerja sama secara paralel.
Perkembangan terakhir dari Intel CORE processor adalah di buatnya processor dengan 4 inti atau disebut juga Intel Core2Quad, Semoga cukup membantu.
9 Gua yang Mempesona dan Menakjubkan di Dunia
Ada banyak sekali tempat di Bumi ini yang belum terjelajahi dan terjamah oleh manusia, petualangan eksplorasi manusia yang ingin tahu tentang keunikan alam di dunia ini terutama yang berwujudkan sebuah Gua. di Thread ane kali ini akan menelusuri ke sembilan gua di dunia yang terbesar dan sangat menakjubkan
.
semoga thread ane ini menambah wawasan dan pengetahuan agan-agan semua terutama tentang Gua
semoga thread ane ini menambah wawasan dan pengetahuan agan-agan semua terutama tentang Gua
Gua yang pertama adalah GUA KRISTAL
Pada tahun 2000, beberapa penambang pada kedalaman 1.000 kaki (sekitar 304,8 meter) gua bawah tanah yang didalamnya ditemukan tumpukan kristal, ini membuktikan masih banyak keajaiban alam yang luar biasa yang manusia belum menemukannya. Gua kristal ini terletak dekat kota tambang naica Xigeqiwa Meksiko, ada lensa yang terdapat banyak lubang besar, terbentang ke segala arah, beberapa di antaranya ditemukan dalam sejarah kristal terbesar. Gua di dalam air selama hampir 50 tahun lamanya, dan membentuk sebuah kristal raksasa. |
Jari gua yang terletak di Skotlandia barat, pulau berpenghuni Staffa, yang terdiri dari serangkaian kotak raksasa heksagonal komposisi basal. penyair epik abad ke-18 Skotlandia bernama James Mack Folsom. Karena atasnya melengkung yang akan mengeluarkan suara aneh, dan mengirim suara yang terdengar seperti Gaelic, "yang berarti gua melodi". |
Gua yang ketiga ini bernama Stewart GUA ES
Salzburg, Austria, 40 kilometer ke selatan dari kota Wuelfing, gua yang terbesar yang pernah di temukan. Namanya adalah "Stewart atau gua es." Scientific Anton Posselt pada tahun 1879 studi pertama eksplorasi dia kembali sebelum masyarakat setempat sudah tahu gua ini, gua ini seperti neraka," Inilah sebabnya mengapa penduduk sekitar tidak berani berdekatan dengan gua. gua ini memiliki 42 km panjangnya, tetapi hanya pada awal kilometer atau lebih ditutupi dengan salju dan es, yang karena pergeseran dari luar ke dalam salju mencair, berhenti di puncak gua, ke node lain pada es di musim dingin, siklus terbentuk selama bertahun-tahun lamanya. Gua es ini menjadi tujuan wisata terkenal dan menarik sekitar 20 juta pengunjung setiap tahunnya. |
Gua yang keempat ini bernama MAMMOTH CAVE
Seperti diketahui gua terpanjang di dunia, Mammoth Cave National Park di Amerika Serikat, sangat mengejutkan. Yang terletak di Kentucky, yang membentang sepanjang 251 km, yang tidak lama ditemukan. Nama gua ini berasal dari panjangnya yang mengesankan, tetapi tanpa ada peninggalan yang bersejarah di dalamnya. |
Gua yang satu ini dinamakan dengan BLUE HOLE
Gua-gua laut yang terkenal di pulau Capri Italia. Laut yang menakjubkan ini erosi tebing lubang biru dibentuk oleh Millenium, ajaib dan spektakuler. Blue Hole diisi dengan air biru yang indah dan cerah, matahari bersinar melalui lubang masuk, permukaan mengilap. Pada zaman Romawi, diyakini menjadi penyihir dan rumah rakasa, tetapi itu tidak menghentikan pengunjung saat ini untuk mengunjungi, masih salah satu atraksi paling populer yang adadi Capri. |
Gua yang keenam bernama Cave Swallow
Pada bulan Desember 1966, informasi waktu pertama di Gua Walet, yang terletak di negara bagian San Luis Potosi, Meksiko kedalaman lubang dari 427 meter. Ini menarik banyak wisatawan, terutama atlet seperti skydiving untuk mengujinyalinya. Dinding-dinding gua ini adalah habitat atau sarang dari burung-burung, burung kakatua dan berbagai jenis burung banyak ditemukan di gua ini |
"Dongzhong" di Cina berarti "lubang", Timur dalam gua tersebut terdapat sebuah sekolah. Gua ini terletak di Cina Guizhou Referensi Khusus untuk Air Town, dibuka pada tahun 1984 sebagai sekolah, dimulai dengan 186 siswa dan delapan guru. gua adalah karena ribuan tahun pelapukan, erosi dan perubahan seismik dalam air. Sekarang adalah seperti sebuah bangunan kecil, ruangan, tempat olahraga dan hiburan, semuanya terdapat di dalam ini. |
Gua kedelapan adalah Gua Carlsbad
Carlsbad gua-gua di tenggara New Mexico, Pegunungan Guadalupe, adalah 3 gua terbesar di Amerika, di akhir abad 19 ditemukan oleh Fang Niuwa Jimuhuaite . Fitur gua ada banyak kamar besar: New Mexico Kamar, King's Palace, Queen's Chamber dan sebagainya lebih dari 100. Pada tahun 1930 secara resmi menjadi taman nasional, dan sejak itu, setiap tahun terdapat 40 juta wisatawan datang berkunjung. |
| Goa Gong berada di perbukitan kapur yang terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, sekitar 30 kilometer dari Kota Pacitan. Jalan menuju goa sudah sangat bagus sehingga bisa dituju menggunakan kendaraan bermotor jenis apa saja. Meski begitu, tetap patut diwaspadai, jalan menuju goa berkelok-kelok tajam dan berjurang. Memasuki dalam goa, kita langsung disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Panorama dalam goa begitu indah. Batuan kapur stalaktit dan stalakmit yang terbentuk secara alami menghiasi seluruh dinding dan langit goa. Pemandangan bertambah eksotis ketika batu disiram oleh cahaya lampu aneka warna yang sekaligus untuk penerangan jalan. |
Langganan:
Postingan (Atom)